Entahlah, mungkin rumah ini yang membuat beberapa laki-laki datang tapi enggan menyapaku dalam tanyanya?
Mungkin aku bisa berkata seperti itu, karna sudah dua fakta yang aku terima dengan jelas.
Aku mau marah, tapi aku tidak tahu benar apa alasan yang membuat aku marah!
Aku benci, benci sama sikap sombong kamu ini!
Aku benci, karna kamu berubah!
Kamu berubah dari kali pertama kita bertemu, kamu berubah dari sosok yang ramah yang pertama kali aku kenal menjadi sosok sombong pada malam ini.
Aku tidak suka!
Aku benci sama sombongnya kamu!
Aku disini duduk manis dibelakang kamu, hanya bisa menunggu kamu tersenyum dan menyapa aku, tapi apa kamu sombong, bersikap angkuh layaknya bukan kamu yang pertama kali bertemu aku.
Kamu dirasuki siapa sih sampai sesombong ini?
Apa memang rumah ini yang menjadikan pria enggan berani menyapaku?
Atau mungkin kamu takut sama papaku?
Ah omong kosong, papaku diluar didalam hanya ada aku, kamu dan kakak ku.
Tapi kamu malah memilih bertanya kepada kakakku tentang diriku!
Ah kamu sombong aku tidak suka kamu seperti itu!
Atau mungkin kamu malu sama teman-teman kamu?
Ah bohong, waktu pertama kali kita ketemu kamu tidak memperdulikan perkataan teman-teman kamu tentang kamu sama aku, tapi kenapa sekarang kamu berubah!
Aku tidak suka kamu seperti itu arrggghhh!!!
KAMU SOMBONG!!! DAN WAJARKAN KALAU AKU SUDAH TIDAK MEMPERDULIKAN PERKATAAN KAKAKKU TENTANG KAMU YANG MASIH SIAP NUNGGU!!!!!!!