Cinta untaian perbuatan dan sikap manis yang selalu tercipta disana, dirangkai seapik mungkin meskipun terkadang terselip luka, tanda tanya besar, serta kesalahpahaman.
Cinta, semua orang bisa merasakan cinta, dengan berbagai macam cara yang tercipta didalam ungkapan cinta.
Mungkin saatnya aku bilang, aku cinta kamu, sosok nan gagah yang belum pernah aku sentuh, sebut saja kamu adalah raksasa dari jogja, itu adalah panggilan kesayangan aku untuk kamu wahai lelaki berdada bidang. Mungkin aku tak pantas bilang ini cinta, mungkin hanya rasa kagum yang berlebihan, dan terlarut dalam kesalahpengertian akan perasaan.
Sebut saja aku kagum terhadapmu, ah tidak mungkin lebih tepatnya aku mendambamu wahai raksasaku. Dibalik jarak yang memisahkan kita Jakarta-Jogja. Namun terkadang aku bingung akan perasaan ini, entahlah aku tidak ragu, melainkan aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk menjawab semua tanya akan perasaan ini.
Ketahuilah disini aku mendambamu, tapi nyatanya apakah kamu dapat mendambaku layaknya aku yang senantiasa mendambamu?
Wahai raksasaku, aku hanya ingin kamu melihat aku dari kejauhan, layaknya kita dulu...
Yaaa dulu amat sangat dulu, beberapa tahun yang lalu, tubuh munggilmu yang senantiasa menatapku dari balik tangga. Memperhatikan aku dari jarak yang tidak begitu jauh. Terus menatapku dengan tatapan teduh dan tajam dari mata besarmu. Terkadang mencuri-curi pandang, tapi aku tak pernah mengerti akan maksud dari pandanganmu itu.
Dan kini tubuh munggilmu berubah menjadi sosok yang besar layaknya raksasa. Aku suka dengan panggilan yang aku ciptakan untuk kamu, mungkin karena aku membaca novel pertama kak dwitasari yang berjudul "Raksasa Dari Jogja".
Sampai detik ini Jogja masih jadi daerah istimewa kan? Iya layaknya kamu yang tetap istimewa dimataku dan dikeluargaku, meskipun dulu kamu sempat tersaingi dengan adanya sosok-sosok baru, namun kini aku masih tetap setia mendambamu.
Dapatkah kamu memilih dicintai olehku atau mungkin didamba olehku? Nyatanya aku tak pernah bisa menyampaikan itu, dan mana mungkin aku tahu jawaban darimu, menanyakan saja tidak ada waktu.
Sempat aku berpikir, akankah kamu memikirkan aku seperti layaknya aku yang memikirkan kamu?
Tentu tidak, karena aku tahu banyak wanita cantik yang senantiasa mengelilingimu disana, dan mungkin kamu akan tergoda *ups
Selasa, 02 April 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar