Senin, 31 Desember 2012

sepasang angin yang tertinggal


hai kamu, iya kamu yang tiba-tiba menghilang bagaikan angin.


ketahuilah kini aku sering memainkan jari jermari ini, menceritakan kata-kata yang menggambarkan kenangan kita, kenangan suka duka kita, kenangan yang benar-benar tak akan pudar meski kamu sudah menjadi angin.
kamu tahu, aku menutup hati, bukan karna kamu, melainkan takkan ada yang bisa menggantikan kamu disini, bersamaku menemaniku dan mencari sosok angin.
kamu tahu, semenghilangnya dirimu aku lebih baik diam, tak perdulikan apa kata orang, dan aku hanya mau bercerita bersama angin, karna apa aku mencintaimu sama halnya aku mencintai angin.

Softskill 2


Individu, Keluarga dan Masyarakat


Individu
Individu berasal dari bahasa latin “individuum” artinya “yang tak terbagi”. Jadi merupakan sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Dalam ilmu sosial, individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan-kenyataan hidup yang istimewa.

Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan. Dengan demikian sering digunakan sebutan “orang-seorang” atau “manusia perseorangan”. Sifat dan fungsi orang-orang disekitar kita adalah makhluk-makhluk yang berdiri sendiri, dalam berbagai hal bersama-sama satu sama lain. Tetapi dalam banyak hal terdapat perbedaannya.

Softskill 1

Permasalahan Dimasyarakat

   Indonesia adalah negara yang mempunyai penduduk sangat padat terutama dikota-kota besar seperti Jakarta. Dengan jumlah penduduk yang banyak ini, membuat Indonesia banyak mengalami permasalahan. Masalah itu sendiri adalah kondisi yang dapat dirumuskan atau dinyatakan oleh suatu entitas yang berpengaruh dan dapat mengancam nilai-nilai suatu masyarakat sehinggga berdampak kepada sebagian besar anggota masyarakat dan kondisi itu sendiri diharapkan dapat diatasi dalam suatu kegiatan bersama.

   Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti mengoyahkan kelompok atau masyarakat.


   Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber permasalahan sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain-lain. Masalah sosial  dapat dikategorikan menjadi empat jenis faktor : faktor ekonomi, faktor budaya, faktor biologis, faktor psikologis.